Powered By Blogger

Kamis, 24 Maret 2011

Proyek Perencanaan Komunikasi (Part 3)

Ø  B. ANALISA KHALAYAK

 Dalam pelaksanaan kampanye “Gerakan Sadar Wisata dan Budaya Lokal” ini mencakup kepada semua kalangan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya hingga kepada pemerintah daerah sendiri.
Adapun segmentasi khalayak dalam program perencanaan “Gerakan Sadar Wisata dan Budaya Lokal” ini adalah :

§  Khalayak Primer
Yang menjadi khalayak primer adalah para pelajar se-Kota Medan mulai dari SMP, SMA, dan Mahasiswa. Hal dimaksudkan untuk penanaman pengetahuan mengenai pariwisata dan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal mulai dari generasi muda sebagai penerus bangsa nantinya.
Adapun sosialisasi yang dilakukan adalah melalui kegiatan penyuluhan ke sekolah-sekolah dan juga mengadakan suatu kegiatan atau acara berupa festival kesenian dan budaya lokal sambil memperkenalkan (kampanye) mengenai “Gerakan Sadar Wisata dan Budaya Lokal” tersebut.

§  Khalayak Sekunder
Yang menjadi khalayak sekunder adalah masyarakat umum yang berdomisili di Kota Medan, mencakup masyarakat dari berbagai kalangan dan tingkatan baik sipil maupun swasta.
Adapun sosialisasi yang dilakukan dapat berupa pengadaan seminar maupun penyuluhan pada institusi-institusi tertentu yang mampu menampung banyak aspirasi masyarakat, atau melalui berbagai media yang mampu menarik perhatian khalayak.


§  Khalayak Tertier
Khalayak tertier merupakan khalayak yang menjadi partner dalam perencanaan program “Gerakan Sadar Wisata dan Budaya Lokal” ini yang merupakan beberapa institusi yang mampu mendukung terlaksananya program ini, yaitu:
*  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan
*  Dinas Pendidikan Kota Medan
*  Dinas Pemuda dan Keolahragaan Kota Medan
*  Lembaga Swadaya Masyarakat
*  Museum Militer dan Museum Pendidikan Daerah Kota Medan
*  Berbagai Organisasi Masyarakat lainnya
*  Pers dan beberapa media massa


Ø C. PERUMUSAN TUJUAN (OBJECTIVES)

Dalam kegiatan perencanaan  program komunikasi ini, yang menjadi tujuan (objectives) adalah menciptakan kesadaran pada masyarakat, lalu menimbulkan tindakan, berkesinambungan, dan kemendukungan.
a)      Kesadaran (awareness)
Untuk memberikan informasi dan pengetahuan sebanyak mungkin kepada masyarakat tentang dunia kepariwisataan dan berbagai manfaat atau keuntungan yang bisa didapat dari kegiatan berbagai program pariwisata. Selain itu juga untuk memberi pengetahuan dan pengenalan budaya masyarakat lokal sebagai suatu kekayaan bangsa yang perlu medapat perhatian.
b)      Tindakan (action)
Untuk menggalakkan program sadar wisata dan menarik minat masyarakat lokal sebanyak mungkin untuk mengunjungi berbagai tujuan wisata di Kota Medan sekaligus memperkenalkan lebih jauh kebudayaan masyarakat sekitar yang memang perlu untuk dilestarikan.
c)      Kesinambungan (continuation)
Untuk mendorong sebanyak mungkin masyarakat terhadap program sadar wisata dan budaya, dimana masyarakat yang telah mengenal atau mengunjungi berbagai daerah tujuan wisata lokal agar merasa senang dan kemudian datang kembali ke tempat tersebut sambil melakukan promosi kepada masyarakat lain yang belum datang ke tempat tersebut sehingga tercipta suatu hal yang tidak disadari bahwa masyarakat tersebut telah berpartisipasi dalam kegiatan program sadar wisata ini.
d)     Kemendukungan (supportiveness)
o   Meningkatkan dukungan di masyarakat dan di kalangan atau berbagai lapisan anggota masyarakat mulai dari yang paling muda sampai yang tua agar mendukung dan melaksanakan program sadar wisata dan budaya ini.
o   Meningkatkan dukungan terhadap kegiatan program Medan Sadar Wisata dan Budaya di kalangan pemerintah daerah, berbagai LSM, dan instansi lainnya untuk mendorong kerja tim dan kerjasama dalam melaksanakan program ini.


Ø D. PEMILIHAN MEDIA ATAU SALURAN KOMUNIKASI

Bauran multi-media untuk program sadar wisata dan budaya untuk Kota Medan yaitu:
* Media elektronik : televisi lokal dan nasional, radio, dan internet.
*  Media cetak : surat kabar, majalah, buletin penyuluhan, poster motivasional, brosur, dan leaflet.
*  Seminar
*  Festival seni dan budaya
*  Kompetisi daerah wisata dan budaya

Media Elektronik
Melalui berbagai sosialisasi dan iklan melalui berbagai media elektronik seperti televisi, radio, dan internet diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat lokal dan nasional terhadapn program kegiatan ini dengan bekerjasama dengan berbagai instansi sebagai pihak pendukung terlaksananya kegiatan ini.

Media Cetak
Melalui berbagai media cetak seperti surat kabar, majalah, buletin penyuluhan, poster motivasional, brosur, dan leaflet diharapakan mampu mencapai target perhatian dan kesadaran masyarakat dari berbagai kalangan.

Seminar
Seminar dilaksanakan untuk memberi penyuluhan dan melakukan diskusi dengan bebagai kalangan profesional dan mahasiswa untuk mendukung terlaksananya program kegiatan ini dengan baik.

Festival Seni dan Budaya
Festival seni dan budaya merupakan salah program dalam kegiatan ini sekaligus media untuk memperkenalkan seni dan budaya lokal yang dilaksanakan di berbagai tingkatan sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Festival yang menggelar berbagai kesenian dan budaya spesifik masyarakat lokal. Seperti Pagelaran Seni Musik dan Tari Melayu, Festival Jajanan Khas Kota Medan.

Kompetisi Seni dan Budaya
Kompetisi yang melibatkan masyarakat dari kalangan pelajar ini diharapkan mampu menarik perhatian melalui reward yang ada, sehingga peserta termotivasi untuk turut serta melestarikan seni dan budaya masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar